Tempat Wisata Di Sumatera Selatan

Tempat Wisata Di Sumatera Selatan – Diduga penyelundupan sabu seberat 115 kg, diduga sebagai pengurus jenazah dalam kasus yang sama tahun 2016 Terdakwa Tragedi Danki Brimob Kanjuruhan Bantah Perintahkan Tembakan Gas Air Mata ke Tribun, Tapiā€¦ Wartawan Diteror Lagi, AJI Desak Dewan Pers Bentuk Anti Kekerasan Satgas Lawan Wartawan Jadi Buronan 4 Tahun, Mantan Perwira GAM Izil Azhar Resmi Ditahan KPK Kasus Ini Terungkap, 115 Kg Sabu Ditangkap BNNP Sumsel Berasal dari Riau

Desa wisata Ya Saman Cindo, salah satu tempat wisata terbaru milik masyarakat Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menawarkan konsep ‘Back to the Village’.

Tempat Wisata Di Sumatera Selatan

Tempat Wisata Di Sumatera Selatan

Banyuasin,- Desa wisata Ya Saman Cindo, salah satu tempat wisata terbaru milik masyarakat Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang menawarkan konsep ‘Kembali ke Desa’.

Pesona Keindahan Wisata Lubuklinggau

Ya Saman Cindo yang terletak di Desa Tanjung Marbu, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin ini menawarkan pemandangan yang sangat memanjakan mata.

Di tempat ini pemandangannya sangat indah, instagramable, cocok untuk anda ajak keluarga, kekasih dan orang tersayang.

Bunga kuning dan merah ini menghiasi tempat itu. Serta beberapa miniatur seperti Jembatan Ampera, menara Eiffel, dan masih banyak lainnya.

Darwin Azhar selaku pemilik Ya Saman Cindo mengatakan ide dan gagasannya membuat tempat wisata ini adalah bagaimana dia melihat permasalahan masa mudanya dan warga sekitar yang belum menikmati tempat wisata sendiri.

Menelusuri Taman Lipali, Wisata Bunga Dan Kincir Angin Asal Sumatera Selatan

Selain itu, ia khawatir dengan efek narkoba yang tertutup atau umum di Indonesia. Sehingga dia khawatir anak muda akan ketahuan menggunakan barang haram tersebut.

. Kami prihatin dengan bahaya narkoba yang mengancam generasi muda untuk memanfaatkan situasi ini. Untuk itu saya berinisiatif membuka widata center ini,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (1/8/2021).

Ia mengungkapkan selain spot Taman Bunga Celosia di Desa Ya Saman Cindo, spot taman kelinci juga ditawarkan kepada pengunjung yang menyukai hewan yang sama.

Tempat Wisata Di Sumatera Selatan

Dengan menyasar target pasar kelas menengah ke bawah, tentunya harga masuk untuk menikmati desa wisata Ya Saman Cindo sangatlah murah.

Ogan Komering Ulu Selatan

Harga tiket masuk untuk weekday adalah Rp 10.000 jika ingin menikmati tempat-tempat di Taman Bunga Celosia. Sedangkan tiket masuk Taman Kelinci dikenakan biaya Rp 7.500 per orang. Kabupaten Lahat adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Bukit Barisan dan pegunungan alami yang mengelilingi kawasan ini menawarkan wisata alam yang menakjubkan. Selain wisata alam yang indah dan asri yang bisa kita kunjungi, banyak juga wisata sejarah yang ada di tempat ini.

Kabupaten Lahat dapat dikunjungi melalui akses darat maupun udara. Jika ingin menggunakan jalur akses darat, Anda bisa menuju Kota Lahat dari Kota Palembang yang berjarak sekitar 217 km yang dapat ditempuh dengan kereta api, bus, dan travel.

Namun jika ingin menggunakan jalur akses udara, kita bisa menempuh perjalanan dengan pesawat menuju Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam yang berjarak 62 km dari Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Bagian ini bisa kita temukan di beberapa bandara di kota Jakarta, Bengkulu dan Palembang.

Setelah sampai di Kota Lahat, Anda tidak perlu pusing mencari penginapan atau hotel untuk tempat beristirahat. Karena di kota ini banyak terdapat pub berbintang di pusat kota. Anda juga bisa memesan melalui aplikasi seperti Traveloka.

Taman Bunga Celosia, Destinasi Wisata Baru Di Kota Palembang

Meski wisata di Kabupaten Lahat tidak sepopuler wisata di kota lain, namun wisata di sini tak kalah menawan untuk membuat foto Anda menarik di akun media sosial.

Lokasi: Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, 8 km dari Kota Lahat, tinggi 30 m, lebar 10 m, Lahat, Sumatera Selatan Palembang merupakan salah satu tempat wisata yang paling laris di pulau Sumatera. Selain banyak wisata alam yang bisa Anda kunjungi, Palembang juga memiliki banyak tempat wisata religi dan sejarah. Soalnya, Palembang punya banyak tempat yang menjadi saksi penjajahan Belanda, kedatangan warga Tionghoa, dan penyebaran Islam di Indonesia. Kalau ke Palembang wajib mampir ke 15 tempat wisata berikut ini,

Awalnya, Jembatan Ampera yang memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter ini disebut Jembatan Bung Karno. Niat pemberian nama itu sebagai bentuk apresiasi kepada Soekarno yang telah memperjuangkan keinginan warga Palembang yang menginginkan adanya jembatan di atas Sungai Musi. Namun, Bung Karno tidak setuju dengan pemberian nama tersebut. Oleh karena itu, jembatan tersebut dinamakan Jembatan Ampera, sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai amanat penderitaan rakyat (slogan bangsa Indonesia tahun 1960-an).

Tempat Wisata Di Sumatera Selatan

Sungai Musi sendiri merupakan sungai terpanjang di Sumatera yang membelah Palembang menjadi dua bagian. Sungai Musi dulunya adalah moda transportasi utama. Di pantainya terdapat beberapa tempat wisata seperti Rumah Makan Terapung, Benteng Kuto Besak, Kampung Arab, dan lain-lain.

Bukan Cuma Jembatan Ampera, Berikut 5 Tempat Wisata Paling Hits Di Sumatera Selatan, Nomor 3 Sarat Sejarah

Tempat makan dan beli oleh-oleh. Pasar tersebut merupakan pasar semi modern dan pasar tradisional. Tidak hanya untuk menjual makanan dan

Tetapi Pasar Sekanak juga menyelenggarakan pertunjukan seni dan budaya secara rutin. Pasar Sekanak sendiri dianggap sebagai Kota Tua di Palembang.

Bukit Siguntang merupakan sebuah bukit kecil dengan ketinggian sekitar 30 meter di atas permukaan laut dan terletak sekitar 3 km dari bagian utara Sungai Musi. Pada masa Kerajaan Sriwijaya, Bukit Siguntang dikenal sebagai tempat pemujaan umat Buddha, sekaligus tempat bertapa untuk menenangkan pikiran. Hal itu terlihat dari patung besar yang ada di sana. Hingga saat ini, Bukit Situnggang masih dianggap keramat oleh warga setempat. Banyak pengunjung masih datang ke sana untuk mengunjungi makam keluarga kerajaan Palembang.

Masjid Cheng Ho awalnya dibangun untuk menjaga hubungan baik antara warga Palembang dengan warga Tionghoa. Juga untuk memperdalam agama Islam, sekaligus untuk mempresentasikannya kepada masyarakat. Nama Cheng Ho digunakan, karena Cheng Ho adalah seorang komandan angkatan laut dari Tiongkok sejak abad ke-15. Pada awalnya, Cheng Ho melakukan ekspedisi dagang, namun secara tidak langsung ia juga memperkenalkan agama Islam ke daerah-daerah yang dikunjunginya. Ada begitu banyak pengikut.

Tempat Wisata Di Palembang, Wisata Yang Patut Kalian Kunjungi

Pulau legendaris ini terletak di tengah Sungai Mus. Di Pulau Kemaro terdapat sebuah pura yang sering dikunjungi umat Buddha untuk berdoa dan berziarah. Soalnya, ada makam putri Palembang, putri yang menikah dengan pangeran Cina. Sang pangeran pertama-tama tenggelam ke dalam sungai, disusul akhirnya oleh sang putri. Di Pulau Kemaro juga terdapat pagoda sembilan lantai yang dibangun pada tahun 2006, serta pohon cinta. Katanya, jika kamu dan kekasih mengukir namamu di pohon, hubunganmu akan terus berlanjut hingga ke pelaminan.

Benteng yang terletak di tepi Sungai Musi ini bukanlah bangunan biasa. Karena Benteng Kuto Besak sudah berusia ratusan tahun. Saat malam tiba, Benteng Kuto Besak biasanya dimeriahkan oleh pedagang pasar malam yang menyajikan berbagai kuliner lezat, salah satunya pempek. Ada juga berbagai jenis street food yang tak kalah enak. Akan lebih menyenangkan jika Anda makan siang di atas kapal restoran terapung. Suasana malam hari terasa lebih hangat karena terdapat deretan lampu taman dengan pantulan warna kuning dari permukaan sungai.

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin yang didirikan oleh Sultan Mahmud Badaruddin I dipengaruhi oleh tiga budaya, Indonesia, Eropa dan China. Gaya arsitektur Eropa-nya terlihat dari gapura masjid yang besar dan kokoh. Gaya arsitektur Tionghoa terlihat dari atapnya yang mirip kelenteng dan ujung menaranya mengerucut seperti tumpeng.

Tempat Wisata Di Sumatera Selatan

Di Nusantara, tumpeng memiliki arti hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan sesama manusia. Masjid ini merupakan salah satu peninggalan sultan, sehingga tidak heran jika Masjid Raya Sultan Mahmud Badaruddin dijadikan sebagai salah satu masjid nasional, sekaligus cagar budaya di Palembang.

Wisata Bersama Keluarga Ke Saung Bambu Pelangi Kenten, Ada 10 Wahana Yang Bisa Dicoba

Taman Kambang Iwak awalnya dibangun untuk keturunan Belanda sebagai tempat olahraga. Taman Kambang Iwak juga memiliki telaga di tengahnya yang berfungsi sebagai penghias taman, sekaligus menampung air hujan, sehingga dapat mencegah banjir. Taman yang memiliki luas 5 ha ini terus diperbarui dengan berbagai fasilitas yaitu tempat bermain anak, fasilitas

Gratis bagi yang ingin akses internet, keran air yang bisa langsung diminum, dan tempat bersantai sambil menikmati keindahan taman.

Gunung Dempo yang memiliki ketinggian sekitar 3.159 mdpl ini menyuguhkan pemandangan yang sangat indah dengan hamparan kebun teh yang berhektar-hektar. Uniknya, kawah tersebut bisa berubah warna sewaktu-waktu, kadang putih, biru, atau hijau. Di dekat Gunung Dempo terdapat Kampung Ampat, sebuah desa yang sebagian besar penduduknya berasal dari suku Jawa. Mereka juga menggunakan bahasa Jawa. Tak heran jika tempat ini menjadi tujuan transmigrasi orang Jawa.

Dengan ketinggian mencapai 40 meter, air terjun Lematang Indah merupakan salah satu objek wisata alam unggulan di Sumatera. Tempat wisata ini sangat mudah dijangkau, karena terletak di pinggiran Kota Pagar Alam tepatnya antara Kota Lahat dan Kota Pagar Alam. Keindahan panorama air terjun Lematang Indah sangat menawan dengan jalanan berkelok dan tikungan tajam. Untuk mencapai dasar air terjun Lematang Indah terdapat tangga yang dapat digunakan untuk naik dan turun. Di kiri kanan tangga turun terdapat beberapa tempat duduk untuk beristirahat dan warung untuk menahan perut.

Pemkab Ogan Ilir Buka Destinasi Wisata Baru

Ingin bermain di hutan? Kunjungi Taman Hutan Wisata Punti Kayu yang merupakan satu-satunya hutan wisata di Palembang. Dengan luas sekitar 50 ha, Taman Hutan Wisata memiliki banyak fasilitas yang akan menghibur Anda dan keluarga. Juga di kebun binatang dan perusahaan penangkaran buaya. Anda bisa berenang. piknik, bermain di taman, naik perahu, atau melihat atraksi gajah, serta menunggang kuda.

Kampung Kapitan merupakan kawasan yang memiliki nilai sejarah tinggi. Sebab, kampung ini pertama kali warga Tionghoa bermukim di Palembang saat kota itu masih dijajah Belanda. Kini, Kampung Kapitan dijadikan objek wisata. Nilai seni dan budaya Kampung Kapitan terletak pada struktur rumah di sana. Rumah-rumah di kawasan Kampung Kapitan mengandung dua pengaruh budaya, yaitu budaya Tionghoa dan budaya Palembang. Budaya Tionghoa dapat dilihat dari dalam rumah dan teras rumah. Sedangkan budaya bangunan rumah Palembang yang menyerupai piramida dapat dilihat dan terdapat pilar-pilar yang menopang konstruksi rumah tersebut.

Untuk dapat mencapai Air

Tempat Wisata Di Sumatera Selatan

Tinggalkan komentar