Tempat Wisata Di Bagan Batu

Tempat Wisata Di Bagan Batu – , Jakarta – Bagansiapiapi juga dikenal sebagai Baganapi atau hanya Bagan, adalah ibu kota Negara Bagian Rokan Hilir, Provinsi Riau, Indonesia. Kota Bagansiapiapi merupakan tempat yang strategis di muara Sungai Rokan, di tepi utara Sungai Rokan Hilir, karena dekat dengan Selat Malak yang merupakan jalur perdagangan internasional.

Selain sebagai ibu kota Kabupaten Rokan Hilir, Bagansiapiapi juga merupakan ibu kota Kabupaten Bangko. Bagansiapiapi dinobatkan sebagai kota terbersih ke-2 di Provinsi Riau pada tahun 2011 setelah Bengkalis. Sertifikat penghargaan Gubernur Riau H. M. Rusli Zainal pada Hari Bahasa Ibu -85 22 Desember 2011 di Pekanbaru.

Tempat Wisata Di Bagan Batu

Tempat Wisata Di Bagan Batu

Dahulu kota ini merupakan kota penghasil ikan yang paling terkenal, sehingga disebut sebagai kota ikan. Menurut beberapa sumber, termasuk surat kabar De Indische Mercuur menulis bahwa pada tahun 1928, Bagansiapiapi merupakan kota penghasil ikan terbesar kedua di dunia setelah kota Bergen di Norwegia, namun saat ini produksi ikan tersebut mengalami penurunan.

Suzuya Bagan Batu Serahkan Beasiswa Donasi Konsumen Tahun 2018 2019 Di Sekolah Rokan Hilir

Tentu bukan hanya itu yang menarik dari Bagansiapiapi. Berikut enam fakta menarik tentang Kerajaan Bagansiapiapi yang dirangkum dari berbagai sumber.

Menurut cerita rakyat, nama Bagansiapiapi erat kaitannya dengan kisah orang Tionghoa pertama yang datang ke kota tersebut. Konon orang Tionghoa pertama yang datang ke Bagansiapiapi berasal dari wilayah Songkhla di Thailand. Tiga perahu kayu (baran) melakukan perjalanan.

Hanya satu perahu yang bisa mendarat karena insiden di tengah jalan. Bagasi dipimpin Ang Mie Kui bersama 17 penumpang lainnya. Kapal yang selamat membawa patung Tai Sun Ong Ya yang diletakkan di haluan dan patung Ki Hu Ong Ya yang diletakkan di kandang/rumah kapal.

Menurut kepercayaan mereka, patung-patung ini akan menjamin perlindungan selama perjalanan. Akhirnya dewa memberi petunjuk, ketika mereka melihat cahaya api dan mengikutinya ke daratan. Mereka menetap di daerah terpencil ini dan membangun kota baru yang disebut Bagansiapiapi.

Menikmati Keindahan Wisata Air Terjun Bidadari Sentul

Versi lain dari asal usul nama Bagansiapiapi adalah kata Bagan, yang berasal dari nama alat atau tempat memancing (yaitu bagan, bagang, atau jermal), sedangkan api berasal dari nama pohon api yang tumbuh kuat. besar di daerah pesisir.

Bagansiapiapi memiliki komunitas Tionghoa yang besar. Ada banyak versi cerita tentang kedatangan pertama orang Tionghoa di Bagansiapiapi. Menurut media dari P.N. van Kampen, orang Tionghoa telah berada di Bagansiapiapi sejak tahun 1860. Versi lain awal kedatangan orang Tionghoa di Bagansiapiapi adalah pada tahun 1875 ketika beberapa bajak laut dari Songkhla, Thailand tiba di Bagansiapiapi.

Mayoritas masyarakat Tionghoa di Bagansiapiapi adalah Hokkien, yang nenek moyangnya berasal dari Distrik Tong’an (Tang Ua) di Xiamen, Provinsi Fujian, China Selatan. Komunitas Tionghoa lainnya di Bagansiapiapi adalah suku Tiociu dalam jumlah besar, sedangkan suku Khek (Hakka), Hailam (Hainan) dan Konghucu ditemukan dalam jumlah yang lebih kecil.

Tempat Wisata Di Bagan Batu

Kehadiran komunitas Tionghoa yang kuat di Bagansiapiapi terlihat dari banyaknya klenteng yang berdiri. Selain itu, terdapat berbagai etnis Tionghoa, dengan kelentengnya masing-masing, dari etnis tersebut budaya Tionghoa masih dilestarikan di Bagansiapiapi meskipun dibatasi oleh kekuasaan Orde Baru.

Tempat Wisata Paling Populer Di Serang

Penampakan ratusan lumba-lumba di pantai. Acara ini bertempat di pantai Lovina yang berjarak 10 km sebelah barat kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali.

* Fakta atau Hoax? Jika Anda ingin mengetahui kebenaran berita yang sedang terjadi, silahkan WhatsApp dengan nomor Kebenaran Kebenaran 0811 9787 670 dengan hanya menuliskan kata kunci yang Anda inginkan.

Dari sektor pariwisata, ritual Bakar Tongkang atau Bakar Tongkang telah menjadi situs bersejarah dan pusat wisata di Provinsi Bagan dan Riau yang menarik puluhan ribu wisatawan dan mancanegara setiap tahunnya. Ritual Bakar Tongkang bertujuan untuk mengenang leluhur Tionghoa yang menemukan Bagansiapiapi dan bersyukur kepada Tuhan Ki Hu Ong Ya.

Upacara Bakar Tongkang diadakan setiap tahun pada tanggal 16 bulan lima lunar (Imlek), yang dalam bahasa Hokkien disebut “Go Cap Lak”. Ritual Bakar Tongkang juga menduduki peringkat ke-10 event pariwisata nasional di Indonesia, dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 40.000.

Candi Muara Takus

Hutan Kota Bagansiapiapi seluas 7 hektar, didesain asri dengan suasana alam dengan banyak pepohonan dan rumah kayu. Sejak dibuka pada Juni 2021, telah mendukung bangunan untuk meningkatkan kawasan dan banyak fasilitas lainnya seperti gazebo, platform seni, jembatan, danau buatan, ruang makan, toilet umum, bebek domba, air mancur, tari, dan patung binatang di tempat wisata ini. daerah.

Warna-warni kawasan ini semakin bertambah karena keberadaan berbagai kandang ayam dan lahan parkir yang luas. Di luar hutan kota, terdapat air mancur yang berfungsi sebagai air terjun. Taman Nasional Hutan Bagansiapiapi memiliki sekitar 100 pipa yang tingginya mencapai 10 meter dan dihiasi dengan berbagai warna.

Suasananya bahkan lebih baik di malam hari karena dipenuhi dengan banyak lampu warna-warni yang indah. Hutan kota ini membantu untuk memperbaiki dan memelihara iklim, selain itu berguna untuk penyimpanan air dan juga menciptakan keseimbangan lingkungan fisik dan mendukung konservasi kehidupan. Tempat wisata menarik lainnya di Bagan adalah Pulau Jemur, Platinum Water Park, Taman Kota Bagansiapiapi, Masjid Al-Ikhlas, Rumah Pohon Bagan Batu, Tugu dan lain-lain.

Tempat Wisata Di Bagan Batu

Kota Bagan Readyiapi, Rokan Hilir, merupakan kota yang penuh dengan peninggalan sejarah Belanda. Salah satu peninggalan bersejarah di Bagan Readyiapi adalah Rumah Kapitan. Di Provinsi Riau sendiri, sepertinya tidak ada bangunan Rumah Kapitan yang tersisa, kecuali yang ada di Bagan Readyiapi. Oleh karena itu, Rumah Kapitan merupakan satu-satunya Rumah Kapitan di Bagansiapiapi yang masih berdiri hingga saat ini.

Lokasi Bagan, Tempat Wisata Alam Di Myanmar Yang Menyajikan Keindahan Balon Udara Dan Matahari Terbenam

Rumah Kapitan merupakan warisan budaya dari zaman dahulu dengan arsitektur klasik yang berkaitan dengan tradisi Tionghoa dan Melayu, yang harus dianggap sebagai simbol keragaman etnis Bagansiapiapi yang hidup dalam damai dan harmoni. . Selain itu, rumah ini dapat dijadikan sebagai objek wisata yang dapat menarik perhatian semua wisatawan yang berkunjung ke “kota nelayan”.

Makanan paling populer di Bagansiapiapi adalah Chinese food yang dipadukan dengan produk lokal. Ada Kwetiau Bagan, Miso Bagan, Nasi Lemak Bagan, Nasi Kari Bagan, Ham-Ke (sejenis martabak bit), Wantanmi (pangsit pangsit), Ke-Mi (mie kuah campur potongan kwetiau), Rujak. . Bagan Pedas dll.

Oleh-oleh khas Bagansiapiapi adalah Kacang Pul yang sudah diproduksi oleh masyarakat Tionghoa secara turun temurun. Selain itu terkenal dengan Terasi, Kerupuk Udang, Kerupuk Singkong, Udang Kering (Ebi), Permen Kelapa, dan makanan tradisional lainnya yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. DUMAI (MR) – Masyarakat kerap memanfaatkan lahan di sekitar rumahnya untuk pertanian. Tujuannya adalah untuk menjaga lingkungan yang menyenangkan dan udara bersih.

Ada juga yang mencari nafkah dari halaman mereka sebagai apotek. Mereka yang menanamnya dengan sayuran yang digunakan sebagai bumbu dapur.

Personil Polsek Bagan Sinembah Patroli Di Sejumlah Tempat Wisata

Lain halnya dengan Eri Rahmawati, warga Simpang Kompi, di depan Balai Rudal Bagan Besar, Kota Dumai, Provinsi Riau. Ia tidak menyangka dengan memanfaatkan rimbunnya pepohonan yang ditanam di pekarangannya, ia bisa menjadikannya tempat wisata dan ekonomi yang sangat menggiurkan.

Ya, Eri Rahmawati mengubah pekarangannya menjadi restoran dan destinasi wisata alam bernama “Miaki Tree House” yang resmi dibuka pada 11 Mei 2017.

Saat ini, dengan berjalannya waktu, mengunjungi rumah kayu menjadi lebih populer baik di daerah Dumai maupun di luar kota.

Tempat Wisata Di Bagan Batu

“Nama Miaki sendiri tidak ada artinya. Itu singkatan dari ketiga anak saya. Mi (Minowa) Ak (Akio) I (Inara),” kata Eri Rahmawati, pekan lalu.

Asyiknya Berwisata Di Platinum Water Park, Bagan Batu » Sumatratimes

Biaya masuknya relatif murah, sehingga sangat menarik bagi masyarakat untuk datang dan menikmati karakter Rumah Pohon Miaki.

“Kami tidak memungut biaya di hari biasa atau hari libur. Tapi di akhir pekan (Sabtu, Minggu) tiket masuknya hanya 5 ribu untuk sepeda motor dan 10 ribu untuk roda 4. 20.000 rp untuk roda 4. Kami tidak membayar tiket khusus,” jelasnya.

Di Miaki Tree House, mereka menyediakan makanan yang beragam dan dapat diandalkan. Miaki Tree House juga menawarkan suasana yang menyenangkan jauh dari polusi, memberikan kelegaan dari kepenatan bagi mereka yang kehidupannya disibukkan dengan aktivitas sehari-hari.

“Jadi siapa pun yang merasa nyaman di Miaki Tree House betah di sini. Rumah impian saya, Miaki Tree House adalah tujuan wisata saya,” ujarnya lagi.

Pelaku Pengeroyokan Ditangkap Polsek Bagan Sinembah Polres Rohil

Wisata Alam Rumah Pohon Miaki mengikuti tren dan perkembangan era Milenium dengan memperkenalkan beberapa rumah pohon yang unik, antara lain rumah pohon, kursi tanpa pohon, payung gantung, jembatan gantung, lampion gantung, sepeda hias dan lainnya. tempat selfie lainnya.

3. “Floating View” adalah wahana air seperti gubuk yang bisa dinaiki 4 orang dewasa di kolam di tempat wisata. Untuk meja apung Rp. 20.000

Miaki Tree House Nature Tour edisi khusus ini untuk menghibur pengunjung setiap akhir pekan dan pada hari besarnya miaki tree house menyediakan live music (keyboard) yang menambah indahnya suasana wisata ini. .

Tempat Wisata Di Bagan Batu

Tidak hanya para pekerja dan kaum milenial saja yang bisa menikmati alam rumah kayu ini, ada juga taman bermain anak dengan kereta api untuk anak-anak yang mengisi keluarga anda bisa bersantai di wisata alam Rumah Pohon Miaki ini.

Kabupaten Rokan Hilir

Pada saat musim petik mangga, biasanya pada bulan Mei, Juni dan November pengunjung dapat menikmati wisata bertani mangga, juga ada jambu Jamaika dan beberapa jambu Thailand di sekitar wisata alam ini. .

Untuk bisa mengunjungi tempat wisata alam yang terletak di Simpang Kompi depan Balai Rudal Bagan Besar Kota Dumai ini durasi tour ini sekitar 30 menit dari pusat kota sekitar Hotel Grand Zuri Dumai. Mereka bisa langsung menghubungi pengelola wisata alam

Hotel di bagan batu, penginapan murah di bagan batu, lowongan kerja di bagan batu, penginapan di bagan batu, hotel murah di bagan batu, tempat wisata di bagan siapi api, hotel di bagan batu riau, tempat wisata di batu, tempat wisata murah di batu, tempat wisata di malang batu, wisma di bagan batu, hotel di bagan batu rokan hilir

Tinggalkan komentar